"TANDUR" KERANGKA DESAIN QUANTUM TEACHING

TANDUR merupakan akronim dari Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, dan Rayakan (Bobbi De Porter,dkk:2010). Bila kita berbicara tentang Quantum Teac hing, maka TANDUR sebenarnya merupakan unsur-unsur yang membentuk basis struktural yang melandasi Quantum Teaching itu sendiri.
  • TUMBUHKAN. Tumbuhkan minat dengan memuaskan "Apakah Manfaatnya BAgiKu" (AMBAK), dan manfaatkan kehidupan pelajar.
  • ALAMI. Ciptakan atau datangkan pengalaman umum yang dapat dimengerti semua pelajar
  • NAMAI. Sediakan kata kunci, konsep, model, rumus, strategi; sebuah masukan
  • DEMONSTRASIKAN. Sediakan kesempatan bagi pelajar untuk menunjukkan bahwa mereka "tahu", atau "bisa"
  • ULANGI. Tunjukkan pelajar cara-cara mengulang materi dan menegaskan "aku tahu bahwa aku memang tahu ini"
  • RAYAKAN. Pengakuan untuk penyelesaian, partisipasi, dan perolehan keterampilan dan ilmu pengetahuan. (Jika sesuatu layak untuk dipelajari, maka ia layak pula untuk dirayakan karena hal itu akan meningkatkan asosiasi emosi positif dengan belajar.
Istilah quantum dalam literatur berarti banyaknya sesuatu, secara mekanik berarti studi tentang gerakan”. Jadi mekanika kuantum adalah ilmu yang mempelajari tentang partikel-partikel sub atom yang bergerak. Namun demikian kekeliruan berpikir tentang partikel sub atom ini merupakan banyaknya benda. Partikel sub atom bukan merupakan kecenderungan energi dengan potensial. Energi sebagai implikasi dalam istilah mekanika tidak pernah statis. Energi selalu bergerak secara terus menerus, tidak pernah berhenti berubah dari gelombang menjadi partikel dan dari partikel menjadi gelombang, membentuk atom-atom dan molekul yang seterusnya membentuk dunia materi. Ini benar-benar hal yang menakjubkan yang terlihat stabil dan statis, apabila kita cermati ternyata dunia materi ini tersusun energi”
Quantum adalah interaksi yang mengubah energi manjadi cahaya, sedangkan teaching adalah pengajaran. Jadi Quantum Teaching dapat diartikan sebagai orkestrasi bermacam-macam interaksi yang ada di dalamdan sekitar moment belajar. Interaksi-interaksi ini mencakup unsur-unsur belajar efektif yang mempengaruhi kesuksesan belajar siswa. Interaksi-interaksi ini mengubah kemampuan dan bakat alamiah peserta didik menjadi cahaya yang bermanfaat bagi mereka sendiri dan orang lain.Quantum Teaching memberikan petunjuk spesifik untuk menciptakan lingkungan belajar efektif, merancang kurikulum, menyampaikan isi dan memudahkan proses belajar. Quantum Teaching diciptakan berdasarkan teori-teori pendidikan seperti Accelerated Learning, Multipel Intelegence, Experential Learning, dan Cooperative Learning. Sebagai sebuah pendekatan belajar, Quantum Teaching menawarkan suatu sintesis dari hal-hal seperti cara-cara baru untuk memaksimalkan dampak usaha pengajaran melalui perkembangan hubungan, pegubahan belajar, dan penyampaian kurikulum. Pendekatan ini di bangun bedasarkan pengalaman delapan belas tahun dan penelitian terhadap 25000 peserta didik dan sinergi dengan pendapat ratusan pendidik.Quantum Teaching bersandar pada konsep ; Bawalah dunia mereka ke dunia kita, dan antarkan dunia kita ke dunia mereka. Inilah asasatau landasan utama dibalik segala strategi, model, dan keyakinan Quantum Teaching. Segala hal yang dilakukan dalam kerangka Quantum Teaching, setiap interaksi dengan peserta didik, setiap rancangan kurikulum, dan setiap metode instruksional di bangun atas prinsip bawalah dunia mereka ke dunia kita, dan antarkan dunia kita ke dunia mereka. Prinsip ini mengingatkan kita pada pentingnya memasuki dunia peserta didik sebagai langkah yang amat penting.
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))