Peringatan Nabi SAW tentang Amanah






(Hadits ke-79) Dari Hudzaifah bin Al Yaman-ra.,.ia berkata: Rasulullah saw. menceriterakan kepada kami dua peristiwa, yang pertama sudah saya ketahui dan yang kedua snya sedang rnenunggu ceriteranya. Yang pertama yaitu beliau menceriterakan kepada kami bahwasanya amanah itu datang ke dalam lubuk hati orang-orang kemudian turunlah Al Qur'an maka mereka mau mempelajari Al Qur'an dan juga mereka mau mempelajari As Sunnah. Kemudian yang kedua bahwasanya beliau menceriterakan tentang dicabutnya amanah, dimana beliau bersabda: seseorang sedang tidur kemudian tercabutlah amanah itu dari hatinya maka hanya tinggal bersisa sedikit saja, kemudian ia tidur lagi maka tercabut pula sisa amanah itu dan yang ada hanya bekasnya seperti bekas kepalan yaitu seperti bara api yang terinjak oleh kakimu maka timbullah bengkak dan kamu melihat bahwa di situ tidak ada apa-apanya”. Beliau lantas mengambil batu kecil lantas menginjaknya dengan kaki beliau. Maka orang-orang yang berjual beli itu hampir tidak ada satu pun yang menunaikan amanah sehingga dikatakan bahwa si Fulan adalah seseorang yang dapat dipercaya sehingga si Fulan itu dipuji : "Alangkah sabarnya, alangkah cerdiknya dan alangkah pandainya”, padahal di dalam hatinyatidak ada sedikitpun rasa iman walaupun sebiji sawi. Sungguh telah datang kepadaku suatu masa di mana saya tidak akan memperdulikan siapakah yang masih dapat saya percaya seandainya ia seorang muslim maka ia pasti akan menunaikan amanahnya, dan seandainya ia orang nasrani atau yahudi maka ia akan menunaikan amanahnya kepadaku karena usaha (perdagangannya) itu. Jadi sekarang saya tidak mempercayai dengan sepenuh hati kepada kamu sekalian kecuali si Fulan dan si Fulan” (HR. Bukhari dan Muslim)
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))